Jakarta — Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), Dr. Muhammad Massyat, S.Sos., M.I.Kom., menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Ciputra
Jakarta pada 23–25 September 2026. Kegiatan turut dihadiri oleh Menteri
Pendidikan Dasar dan Menengah bersama jajaran terkait serta pimpinan
perguruan tinggi penyelenggara PPG dari berbagai daerah di Indonesia.
Rakor dan penandatanganan PKS menjadi bagian dari
koordinasi penyelenggaraan PPG tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama
dalam mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme guru di Indonesia.
Dalam penyelenggaraan PPG tahun 2026, Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) mendapatkan kuota sebanyak 645 mahasiswa PPG. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting bagi Unasman dalam memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, khususnya di wilayah Sulawesi Barat dan sekitarnya.

Rektor Unasman, Dr. Muhammad Massyat, S.Sos.,
M.I.Kom., menyampaikan bahwa penyelenggaraan PPG merupakan amanah sekaligus
bagian strategis dari peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu
pendidikan nasional.
“Unasman siap menjalankan amanah penyelenggaraan PPG
tahun 2026 dengan sebaik-baiknya. Kuota 645 mahasiswa ini merupakan tanggung
jawab sekaligus kesempatan bagi Unasman untuk berkontribusi dalam mencetak guru
yang profesional dan berkompeten,” ujar Rektor.
Melalui penandatanganan PKS tersebut, Unasman
menegaskan komitmennya untuk melaksanakan penyelenggaraan PPG sesuai dengan
ketentuan dan standar yang telah ditetapkan. Program tersebut diharapkan dapat
berjalan secara efektif dan berkualitas serta memberikan kontribusi terhadap
peningkatan kompetensi guru.
Dengan diperolehnya kuota 645 mahasiswa PPG tahun
2026, Unasman terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan sumber
daya manusia dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.