Polewali Mandar, 23 Agustus 2026 — Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) melaksanakan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional PPG Guru Tertentu Tahap 1 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta setelah menyelesaikan seluruh tahapan Pendidikan Profesi Guru dan dinyatakan lulus sebagai guru profesional.
Sebanyak
206 mahasiswa dari 12 provinsi di Indonesia dinyatakan lulus dan
mengikuti yudisium serta pengukuhan. Keragaman asal peserta menunjukkan
jangkauan layanan LPTK PPG Universitas Al Asyariah Mandar dalam memberikan
pendidikan profesi kepada guru dari berbagai wilayah Indonesia.
Pelaksanaan
yudisium dan pengukuhan dilaksanakan secara hybrid,
dengan peserta mengikuti kegiatan secara luring (offline) dan daring
(online). Pola pelaksanaan ini memberikan kesempatan kepada
seluruh peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia untuk tetap
mengikuti rangkaian kegiatan secara langsung maupun melalui platform daring.
Pelaksanaan secara hybrid juga menjadi bentuk adaptasi penyelenggaraan PPG
terhadap kondisi geografis peserta yang tersebar di berbagai provinsi.
Berdasarkan data Ketua Panitia Dr. Muthmainnah, peserta yudisium berasal dari Sulawesi Selatan sebanyak 76 orang, Nusa Tenggara Timur 48 orang, Sulawesi Tenggara 22 orang, Sulawesi Barat 16 orang, Sulawesi Tengah 11 orang, Sulawesi Utara 8 orang, Aceh 7 orang, Gorontalo 4 orang, serta masing-masing 1 orang dari Papua Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Dalam
sambutannya, Rektor Universitas Al Asyariah Mandar menyampaikan apresiasi dan
kebanggaan kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati berbagai tahapan
PPG, mulai dari pendalaman materi, penyusunan perangkat pembelajaran, praktik
lapangan hingga ujian kompetensi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan
bukti bahwa panggilan untuk menjadi guru telah disertai dengan kompetensi
profesional yang nyata.
“Hari
ini, 206 guru dari 12 provinsi di Indonesia dikukuhkan sebagai Guru Profesional
melalui LPTK PPG Universitas Al Asyariah Mandar. Angka ini bukan sekadar
statistik. Di balik angka 206 itu ada 206 cerita perjuangan,” demikian
pesan Dr. Muhammad Massyat, S.Sos., M.IKom. selaku Rektor Universitas
Al Asyariah Mandar dalam sambutannya.
Rektor
juga menegaskan bahwa sertifikat pendidik bukanlah akhir dari perjalanan
profesional seorang guru. Sertifikat tersebut merupakan amanah sekaligus janji
untuk terus berkembang, memberikan pembelajaran terbaik kepada peserta didik,
dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Guru
profesional, menurutnya, adalah guru yang terus belajar, berinovasi, dan peduli
terhadap peserta didik meskipun telah memperoleh sertifikat pendidik.
Kepada
seluruh guru yang telah dikukuhkan, Rektor berpesan agar mereka kembali ke
sekolah masing-masing dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru yang
diperoleh selama mengikuti program PPG. Dedikasi seorang guru diyakini memiliki
peran besar dalam membentuk masa depan peserta didik.
“Satu
guru yang berdedikasi mampu mengubah masa depan puluhan bahkan ratusan anak
didik,” pesan Rektor kepada seluruh peserta yudisium.
Pada
kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan penghargaan kepada panitia
pelaksana, dosen pembimbing, instruktur PPG, serta seluruh jajaran Universitas
Al Asyariah Mandar yang telah bersinergi dalam penyelenggaraan program dan
kegiatan yudisium.
Puncak
kegiatan ditandai dengan pengukuhan 206 peserta PPG Guru Tertentu Tahap 1
Tahun 2026 sebagai Guru Profesional oleh Rektor Universitas Al Asyariah
Mandar. Pengukuhan tersebut menjadi penanda bahwa para peserta telah
menyelesaikan proses pendidikan profesi dan siap kembali menjalankan tugas
pengabdian di satuan pendidikan masing-masing.
Ketua
Panitia dalam laporannya juga berpesan agar para guru yang telah menerima
sertifikat pendidik menjadikan sertifikat tersebut sebagai amanah untuk terus
meningkatkan kompetensi, mengajar dengan hati, menjadi teladan bagi peserta
didik, serta berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia.
Dengan
dikukuhkannya 206 guru profesional dari berbagai daerah di Indonesia,
Universitas Al Asyariah Mandar melalui LPTK PPG menegaskan komitmennya dalam
mendukung peningkatan profesionalisme guru dan penguatan kualitas pendidikan
nasional. Para guru yang telah dikukuhkan diharapkan menjadi agen perubahan di
sekolah dan daerah masing-masing serta terus menghadirkan pembelajaran yang
bermakna bagi generasi penerus bangsa.