Kemarau Melanda, Mahasiswa KKN PUMD Angkatan 42 Edukasi Siswa SD 046 Arabua tentang Pentingnya Air Bersih
31 Agustus 2026 45 views oleh Humas Unasman

Kemarau Melanda, Mahasiswa KKN PUMD Angkatan 42 Edukasi Siswa SD 046 Arabua tentang Pentingnya Air Bersih

Kemarau Melanda, Mahasiswa KKN PUMD Angkatan 42 Edukasi Siswa SD 046 Arabua tentang Pentingnya Air Bersih

Arabua, 27 Agustus 2026 — Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat sejumlah masyarakat menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih. Kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga ketersediaan dan kebersihan sumber air.

Air bersih dan sanitasi yang layak merupakan kebutuhan dasar sekaligus bagian penting dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 6, yang menargetkan ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua.

Di tengah kondisi kemarau dan keterbatasan air bersih yang dirasakan masyarakat, mahasiswa KKN PUMD Angkatan 42 Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) mengambil peran dengan memberikan edukasi kepada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menjaga air bersih dan sanitasi di SD Negeri 046 Arabua, Kamis, 27 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Kesehatan Masyarakat, Teknik Informatika, PPKn, dan Ilmu Komunikasi. Mahasiswa yang terlibat antara lain Elvianti, Nur Aulia Salsa, Nurba, Nurhairana, Sinar, Sulaeha, Syarmila, Ahmad Imam, Al Fresa Gita Lestari, M. Yusril Ajul, dan Fatur Rahman.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN yang sebelumnya telah diseminarkan dan mendapat persetujuan untuk dilaksanakan. Sosialisasi ditujukan kepada siswa-siswi SD Negeri 046 Arabua untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga sumber air, menggunakan air secara bijak, serta mengetahui langkah sederhana dalam memperoleh air yang lebih layak ketika terjadi pencemaran.

Kemarau Mengajarkan Pentingnya Menghemat Air

Kondisi kemarau menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengajak para siswa memahami bahwa air bersih tidak selalu tersedia dalam jumlah yang cukup. Ketika musim kemarau berlangsung, sumber-sumber air dapat mengalami penurunan debit sehingga kebutuhan air bersih masyarakat menjadi semakin sulit dipenuhi.

Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diajak untuk tidak menyia-nyiakan air dan mulai menerapkan kebiasaan sederhana, seperti menggunakan air secukupnya, menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta tidak membuang limbah sembarangan yang dapat mencemari sumber air.

Belajar Air Bersih dengan Cara yang Menyenangkan

Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi oleh Nurba. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.

Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan pengertian air bersih, penyebab air menjadi tercemar, cara menggunakan air secara bijak, serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga sumber air agar tetap bersih.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan eksperimen membuat alat filtrasi atau penyaringan air sederhana secara berkelompok.

Para siswa dibagi menjadi tiga kelompok dan didampingi oleh mahasiswa KKN, yaitu Dini, Kharisma, dan Sharfina. Setiap kelompok mendapatkan bahan-bahan sederhana seperti botol plastik, kerikil, batu, pasir, arang, kapas, dan tisu.


Dengan bimbingan mahasiswa, siswa menyusun bahan-bahan tersebut secara berlapis ke dalam botol untuk membuat alat penyaringan air sederhana. Para siswa terlihat antusias, serius, dan fokus mengikuti setiap tahapan praktik.

Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menarik karena siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana proses penyaringan air sederhana dilakukan.

Salah seorang siswa, Zikir, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang belajar cara membuat alat saring air. Ternyata dari pasir, batu, dan kerikil bisa membuat air jadi lebih bersih,” ujar Zikir dengan penuh semangat.

Kepala Sekolah Apresiasi Kegiatan Mahasiswa KKN

Kepala SD Negeri 046 Arabua, Jusriani, S.Pd.I., menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN.


Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi siswa karena selain mendapatkan pengetahuan baru, mereka juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung.


“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN yang mau berbagi ilmu bersama siswa-siswi kami. Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak,” ungkap Jurriani.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN PUMD Angkatan 42 Universitas Al Asyariah Mandar berharap para siswa dapat menjadi bagian dari generasi yang peduli terhadap keberlangsungan sumber daya air.

Terlebih di tengah kondisi musim kemarau yang menyebabkan keterbatasan air bersih, kesadaran untuk menghemat air dan menjaga sumber air menjadi semakin penting. Kebiasaan sederhana yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat diterapkan siswa di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan sekitar.

Edukasi ini sekaligus menjadi langkah kecil dalam mendukung pencapaian SDGs Nomor 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta membangun kesadaran bahwa menjaga air bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Bagikan Berita Ini
UNASMAN NEWS