Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) resmi melaksanakan pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman Membangun Desa (PUMD) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Auditorium Prof. KH. Sahabuddin UNASMAN pada Jumat, 09 Januari 2026.
Rektor Universitas Al Asyariah Mandar, Chuduriah Sahabuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN Multimatik PUMD dirancang sebagai upaya strategis untuk membantu percepatan pembangunan di desa melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.
“KKN UNASMAN kali ini merupakan KKN Multimatik yang diharapkan mampu melaksanakan pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan mitra strategis dalam mengidentifikasi serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan empati mahasiswa terhadap kondisi sosial. Dengan melibatkan mitra, kita berharap dapat mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai disiplin ilmu dan pendekatan,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, I Nengah Tri Sumadana, selaku Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program KKN Multimatik UNASMAN yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Polewali Mandar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti persoalan sosial ekonomi, tata kelola pembangunan, kemiskinan, dan stunting. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa KKN dengan pendekatan multidisiplin dinilai sangat relevan.
“KKN Multimatik ini sangat efektif karena melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam menjawab persoalan masyarakat yang kompleks. Kami berharap program ini mampu memberikan energi positif dan mendorong perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap mahasiswa bersama mitra dapat aktif berinteraksi dengan masyarakat, menggali potensi lokal, serta memastikan keberlanjutan program di desa.
“Kami mengapresiasi program KKN UNASMAN Membangun Desa ini. Pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan desa untuk mendukung keberhasilan program ini,” tambahnya.
Sementara itu, dari unsur mitra, Harianto selaku Ketua Bawaslu Polewali Mandar bersama Ady Suratman menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dalam pelaksanaan program KKN.
Bawaslu Polman, sebagai salah satu mitra strategis, telah menetapkan lima desa di Kabupaten Polewali Mandar sebagai lokasi intervensi program bersama mahasiswa KKN UNASMAN.
“Kami berharap program yang dijalankan dapat bersinergi antara program UNASMAN dan program Bawaslu, sehingga memberikan dampak yang maksimal di masyarakat,” ujar Harianto.
Ady Suratman menambahkan bahwa terdapat empat tahapan program yang akan dilaksanakan bersama mahasiswa KKN, yaitu tahap pradaya, survei, tabulasi data, hingga pencanangan desa sadar partisipasi dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada.
Dengan pelaksanaan KKN Multimatik PUMD Tahun 2026 ini, UNASMAN menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan, sekaligus sebagai wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

